Arsip Tag: kriminal

Faktor Ini yang Bikin Dede Jaya Memuncak, Siram Air Keras ke Pedagang Semangka Hingga Mencelurit

Amarah Dede Jaya, pelaku penyiraman pedagang buah semangka di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, memuncak saat mendapat tantangan dari korban. Hal itu diungkapkan Dede setelah dirinya ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam oleh pihak kepolisian. Menurut Dede, ada dua perjanjian yang dibuat setelah Dede dan pedagang buah semangka bernama Sutomo, setelah korban ketahuan berselingkuh dengan istri Dede.

Namun dua kesepakatan itu tak dilakukan Sutomo hingga membuat Dede Jaya emosi dan berakhir melakukan pembunuhan. Mulanya, Dede Jaya menyiramkan cairan air keras ke tubuh Sutomo yang saat itu sedang meladeni pelanggan. Setelah itu, Dede Jaya memukuli Sutomo hingga membuat pria tersebut kesakitan.

Selanjutnya, Dede Jaya mengeluarkan celurit dari jaketnya lalu membacok Sutomo hingga bersimbah darah. Tempat Makan Seblak Terdekat dari Bengkulu, Viral dan Rasanya Enak Pol! Tempat Gorengan Terdekat dari Kota Bengkulu, Enak dan Ramai Diburu Orang

Arsenal Tertarik untuk Merekrut Duo Berbakat Senilai Rp 2.3 Triliun, Next Granit Xhaka Masuk Radar Tempat Makan Mie Ayam Terdekat dari Kota Bengkulu, yang Enak dan Populer Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60 61 62 63 Pembelajaran 3 Subtema 2 Halaman 3

Exit Tol Jogja Solo Karanganom KLaten Jadi Pintu Masuk Saat Arus Balik Sebab Pembicaraan AC Milan Soal Bek Arsenal dan Chelsea Terhenti, Pioli Incar Pemain Ajaib Munchen Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman 4

Sutomo sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nahas nyawanya tidak bisa diselamatkan. Polisi tak butuh waktu lama meringkus Dede Jaya di rumah keluarganya pada hari yang sama pelaku melakukan pembunuhan. Dede Jaya membuat pengakuan. Ia dan korban ternyata saling mengenal.

"Saya kenal dia, dia prnah mengontrak di tempat kakak saya, pernah pinjam uang juga," ucap Dede Jaya di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (9/1/2024). Dede Jaya bercerita, istrinya pernah ketahuan selingkuh dengan korban pada Oktober 2023. Dede Jaya berdalih tak merencanakan pembunuhan tersebut lantaran ada kesepakatan yang dibuat antara dirinya dan korban setelah ketahuan berselingkh.

Dede Jaya mengaku, ada 2 kesepakatan yang dibuatnya bersama Sutomo. Pertama, Sutomo bakal memberikan uang sebanyak Rp 5 juta kepada Dede Jaya agar masalah perselingkuhan itu tak berbuntut panjang. Kedua, Sutomo dalam waktu dekat bakal menikahi istri Dede Jaya.

Namun seiring berjalannya waktu, kesepakatan itu ternyata tak pernah dilakukan Sutomo. "Uang ada keterlambatan penyerahan, baru sekali," "Janjinya mau menikahi istri saya, tapi dia malah bilang 'kalau gue gak mau lo mau apa?' di situ saya merasa tertantang," kata Dede Jaya.

Dede Jaya mengaku pernyataan itu membuatnya emosi hingga nekat melakukan pembunuhan. Kini setelah melakukan aksinya, Dede Jaya baru merasa menyesal dan akan bertanggungwaab. "Sekarang ada penyesalan, saya beranggungjawab," ucap Dede Jaya.

Dede Jaya dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP. Polres Metro Jakarta Timur menyatakan masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah tindak pembunuhan dilakukan Dede sudah direncanakan atau tidak. "Terkait dengan adanya waktu yang panjang dan lain lain, perencanaan, itu kami gali lebih dalam dalam pemeriksaan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Leonardus Simarmata.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata mengatakan awalnya tersangka mengetahui adanya hubungan gelap antara istrinya dengan korban pada awal Oktober 2023. "Antara tersangka inisial DJ lalu dengan istri tersangka menguliti permasalahan bahwa saudara tersangka merasa sakit hati karena ada hubungan asmara antara korban dengan istri dari pada tersangka," kata Leonardus dalam jumpa pers, Selasa (9/1/2024). Atas dasar itu, Dede naik pitam hingga akhirnya membeli cairan air keras pada Desember 2023 melalui online.

"Ini tujuan adalah untuk digunakan pada saat nanti menganiaya korban saudara Utomo," ucapnya. Hingga akhirnya pada Minggu (7/1/2023) sekira pukul 23.45 WIB, tersangka menyiapkan perlengkapan mulai dari air keras hingga golok yang dia bawa ke lapak dagangan korban. Tanpa pikir panjang, tersangka langsung menyerang korban secara membabi buta mulai menyiram air keras hingga pembacokan dengan senjata tajam (sajam).

"Pukul 04.00 WIB, korban sempat dilarikan ke rumah sakit Polri Kramat Jati, lalu meninggal dunia di sana," ucapnya. Aksi yang dilakukan tersangka ternyata juga mengenai karyawan korban bernama Muhammad Basori alias Abas. Dia terluka karena terkena cipratan air keras yang disiramkan tersangka kepada korban saat itu.

Kelompok John Kei Tembak Anak Buah Nus Kei di Bekasi Setelah Dapat Informasi Hendak Diserang

Polisi telah menangkap empat pelaku terkait tewasnya seorang pria berinisial GR (44) di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat yang melibatkan kelompok John Kei dan Nus Kei. Dari keterangan yang ada, penembakan itu terjadi setelah kelompok John Kei mendapatkan informasi jika kelompok Nus Kei akan melakukan penyerangan. "Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).

Saat itu, kelompok Nus Kei datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil yang berisikan enam orang dengan membawa senjata tajam. "Mereka dapat info. Datanglah mobil ini, parkir turun 6 orang. Korban turun sudah bawa parang. Sebelum mereka (kelompok Nus Kei) datang, kelompok John Kei sudah tahu bahwa mereka mau diserang. Mereka sudah siap batu parang, senjata api," jelasnya. Saat itu, kelompok John Kei yang melihat korban turun dengan membawa parang, seorang pelaku langsung menembak korban hingga terkapar.

Pesan Jawara Tragedi Carok Madura dari Penjara Untuk Keluarga usai Habisi Mat Tanjar dan Mat Terdam Tangis Penyesalan Hasan Pelaku Carok Madura, Minta Maaf ke Keluarga Korban Usai Habisi Mat Tanjar Cs KUNCI JAWABAN Modul 1, Apa yang Terlintas di Pikiran Ibu dan Bapak Saat Mendengar Kata Asesmen? Halaman all

Luka Mat Tanjar Usai Duel dengan Hasan Selama 1 Menit, Pelaku Carok di Madura Cuma Lecet: Terbentur Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4 "Karena mereka alasannya (menembak korban) mau diserang, ini ada anak istri kami," imbuhnya.

Setelah insiden itu, pihak Nus Kei langsung membawa korban pergi dari lokasi ke rumah sakit. Sementara kelompok John Kei juga langsung meninggalkan lokasi kejadian. Saat ini, kasus tersebut masih dilakukan pendalaman oleh tim gabungan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha mengatakan, identitas korban berinisial GR (44), warga Jakarta Barat.

"Informasinya yang kami dapat, ada (luka) di bagian Kepala, cuman untuk detailnya kami masih menunggu hasil otopsi dari rumah Sakit Polri Kramatjati," kata Aqsha. Aqsha menambahkan, di TKP pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya CCTV lingkungan dan proyektil peluru. "Nah, itu (proyektil peluru) sudah diamankan di Reskrim polres Metro Bekasi Kota dan juga dari Resmob Polda Metro Jaya," jelas dia.

Sejauh ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan. Kontrakan dekat TKP yang diduga tempat bermukim terduga pelaku turut digeledah. "Kita belum bisa bilang pelaku ya karena masih dalam proses Penyelidikan, memang betul ditemukan beberapa senjata tajam dari dalam kontrakan tersebut, tapi untuk proses masih dalam penyelidikan," ucapnya.

Polisi Tangkap Dua Pria di Kasus Penggelapan Mobil Milik Presenter Caren Delano

Polsek Metro Setiabudi menangkap dua orang pria yang diduga melakukan penggelapan mobil milik presenter Caren Delano. Kapolsek Setiabudi Kompol Arif Oktora adapun kedua pelaku tersebut yakni berinisial B dan H. Keduanya ditangkap usai pihaknya melakukan pengembangan atas kasus tersebut. "Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang yang terlibat kasus penggelapan tersebut dengan inisial B dan H," kata Arif ketika dikonfirmasi, Kamis (5/10/2023).

Kendati demikian, Arif belum bisa membeberkan secara rinci mengenai peran dari kedua orang pelaku tersebut, sebab saat ini pihaknya disebut masih terus melakukan pendalaman. "Untuk perannya sendiri masih dalam pemeriksaan. Jadi hanya itu yang bisa kami dapat sampaikan," ujarnya. Mobil milik korban yang digelapkan merek Mitsubishi Expander. Polisimasih mencari keberadaan mobil tersebut. "Untuk kendaraanya sendiri saat ini masih dalam pengejaran," jelasnya.

Tempat Makan Seblak Terdekat dari Bengkulu, Viral dan Rasanya Enak Pol! Tempat Gorengan Terdekat dari Kota Bengkulu, Enak dan Ramai Diburu Orang Arsenal Tertarik untuk Merekrut Duo Berbakat Senilai Rp 2.3 Triliun, Next Granit Xhaka Masuk Radar

Tempat Makan Mie Ayam Terdekat dari Kota Bengkulu, yang Enak dan Populer Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60 61 62 63 Pembelajaran 3 Subtema 2 Halaman 3 Exit Tol Jogja Solo Karanganom KLaten Jadi Pintu Masuk Saat Arus Balik

Sebab Pembicaraan AC Milan Soal Bek Arsenal dan Chelsea Terhenti, Pioli Incar Pemain Ajaib Munchen Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman 4 Dimana mobil milik presenter kondang itu diduga dibawa kabur oleh sopir pribadinya sendiri berinisial FE.

Arif menjelaskan sebelum kejadian, FE masih bekerja seperti biasa pada Rabu pagi dengan mengantar Caren ke lokasi syuting di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. FE juga mengantarkan Caren ke tempat fitnes di kawasan SCBD, Kebayoran Baru. Setelah berolahraga, Caren pulang ke apartemennya untuk beristirahat. "Setelah itu FE pamit mencuci mobil, tapi asisten pelapor bilang jangan lama karena jam 16.30 ada syuting," ujar Arif.

Tak lama kemudian, FE mengabarkan hendak ke kos kosan tempat tinggalnya dengan alasan pintu kamar kosnya didobrak oleh beberapa orang yang bertengkar. "Sekitar jam 16.30 karena pelapor ada syuting, maka pelapor WhatsApp kembali namun tidak dibalas dan sampai sekarang tidak ada jawaban," ungkap dia.

Edi Jawab Tahigan Utang Dengan Tikaman Pisau, Pria Setengah Baya Tewas Bersimbah Darah

Warga di Jalan J, Gang Perintis, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan. Seorang warga di daerah itu, MY (61) tewas bersimbah darah, sementara istrinya berinisial H (43) terluka parah dan masih bisa diselamatkan. Kegemparan tersebut berawal dari suara jeritan H di rumahnya.Jeritan istri berinisial H (43) mengundang perhatian warga sehingga mendatangi rumah korban di Jalan J, Gang Perintis, Kebon Baru, Tebet, Sabtu (26/8/2023) malam.

Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan mengungkapkan suara tangisan wanita yang didengar warga menguak aksi pembunuhan tersebut. Pasalnya, warga akhirnya keluar rumah mencari sumber suara tangisan tersebut. "Warga keluar menuju sumber suara, kemudian melihat seseorang keluar dari rumah korban dengan memegang senjata tajam diduga berupa pisau," kata Jamalinus saat dikonfirmasi.

Saksi mata pun mendapati pasangan suami istri tersebut bersimbah dari di dalam rumah. Jadwal Lengkap Piala Asia 2024: Fase Grup Mulai 12 Januari, Laga Perdana Timnas Indonesia Lawan Irak Peringkat Timnas Indonesia Jika Menang Lawan Libya di Kalender Fifa 5 Januari 2024, Geser Botswana

Postingan di Facebook Soal Dugaan Pemotongan Dana Dipa di Polres TTU, Kapolres Mukhson Angkat Bicara Tujuh Desa di NTT Gagal Salur Dana Desa Tahap III 2023 Pemain Vietnam Terkejut setelah Kalah Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2024

Tampang Antoni Sitorus, DPO Polda Sumut terkait Pencurian Arus Listrik PLN melalui Tambang Bitcoin Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4 Sang suami dalam keadaan telungkup saat ditemukan warga.

Adapun pelaku pembunuhan itu diduga merupakan tetangga korban. "(Pelaku diduga) tetangga. Kemungkinan (pelaku dan korban) saling kenal walau mungkin hanya sekilas," kata Jamalinus. Namun, sambung Jamalinus, pihaknya masih mendalami keterkaitan antara pelaku dan korban. Polisi juga mendalami motif pembunuhan ini.

Pelaku adalah seorang pria bernama Edi kepada tetangganya sendiri berinisial MY (61). Tak hanya membunuh MY, Edi juga menganiaya istri korban, H (43) diduga masalah piutang. Pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (26/8/203) sekira pukul 20:00 WIB sepulang Edi bekerja di rumah korban di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Polisi sampai saat ini masih mendalami motif yang mendasari Edi melakukan pembunuhan kepada orang yang masih tetangganya itu. "Sedang kita dalami," ucap Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus. "Istri yang luka sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan suami sudah meninggal dunia," kata Jamalinus.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua RT setempat, Ahmad Satiri. Kala itu Edi yang baru pulang bekerja dan belum sampai rumah marah ditagih utang oleh korban. Diketahui Edi merupakan petugas parkir di sebuah gedung di kawasan Tebet.

Setelah itu, Edi menghampiri korban di rumahnya. Tak hanya itu, Edi juga mengunci rumah korban dari dalam. Pembunuhan itu diketahui warga yang mendengar suara tangisan dari dalam rumah.

Warga itupun mencari sumber tangisan wanita tersebut. "Warga keluar menuju sumber suara, kemudian melihat seseorang keluar dari rumah korban dengan memegang senjata tajam diduga pisau," kata Jamalinus. Setelah itu, warga tersebut menemukan pasangan suami istri yang merupakan korban sudah bersimbah dara di dalam rumah.

Korban pria meninggal dunia dalam keadaan telungkup. "Warga menemukan seorang wanita yang sudah luka dan bersimbah darah," ujarnya.

Kakek Pelaku Pencabulan Anak di Karawang Residivis Kasus yang Sama, Kini Korban Lebih Banyak

Ade Wari, kakek berusia 58 tahun yang menjadi tersangka pencabulan terhadap anak, ternyata seorang residivis kasus yang sama. Tiga tahun lalu ia bebas dari penjara setelah menjalani hukuman 10 tahun penjara. Namun, bukannya menata hidupnya lebih baik, ia malah melakukan kejahatan yang sama hingga kembali berurusan dengan polisi.

Ada lima anak anak melapor ke polisi. Usia mereka 7 hingga 12 tahun. "Korban ini merupakan tetangganya, " kata Kapolres Karawang Jawa Barat, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, seperti dikutip dari wartakotalive.com, Sabtu (19/8/2023). Menurut Wirdhanto, modus Ade Wari masih sama seperti sebelumnya.

Ia mengiming imingi korban dengan memberikan mereka uang, permen, dan buku. Shio Hoki Menurut Ramalan Shio Hari Ini Rabu 24 Januari 2024 Shio Kuda Shio Tikus Masuk Daftar Ramalan Zodiak Keuangan Besok Kamis 25 Januari 2024: Aries, Libra dan Capricorn Patut Bahagia

Kakek Pelaku Pencabulan Anak di Karawang Residivis Kasus yang Sama, Kini Korban Lebih Banyak Kakek Pencabulan Anak di Kawarang Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Keluar Penjara 3 Tahun Lalu Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60 61 62 63 Pembelajaran 3 Subtema 2 Halaman 3

Zodiak Paling Beruntung Hari Ini Rabu 24 Januari 2024: Taurus, Cancer, Leo, Libra hingga Aquarius Kakek Pencabulan Anak di Kawarang Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Keluar Penjara 3 Tahun Lalu Bangkapos.com Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4

Kejahatan Ade wari terbongkar setelah korban mengadu ke orang tua mereka. Kemudian si orang tua meneruskan aduan anak mereka dengan melapor ke pihak berwajib. "Kami langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti serta petunjuk lainnya," lanjut Wirdhanto.

"Tersangka kami tangkap setelah bukti bukti yang kami dapat mengarah kepadanya," katanya. Ketika dimintai keterangan, pelaku mencari target korban berkeliling kampung. Ia mencari tempat anak anak perempuan bermain. Wari melampiaskan nafsu bejadnya di sejumlah tempat. Bukan hanya tempat bermain dan rumahnya sendiri.

Ia juga melakukan aksinya tersebut di kediaman korban. Tentu saja saat kejadian orang tua korban tidak ada di rumah. Ade Wari dijerat Pasal 81 ayat (1) dan pasal 81 ayat (2) tentang perlindungan anak UU Nomor 23 tahun 2022 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Soal Konten Larangan Lawan Arus oleh Youtuber, Polisi: Beritahukan ke Kami Agar Didampingi

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi meminta agar para Youtuber berkoordinasi dengan pihak terkait jika ingin membuat konten sosialisasi kepada masyarakat. Adapun hal itu dijelaskan Ade Ary tak terlepas atas insiden kericuhan yang terjadi antara beberapa orang youtuber dengan pelanggar lalu lintas di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2023) kemarin. "Kami berharap memberitahukan juga ke kami, agar kami dampingi, supaya di lapangan terjadi sebuah sinergi dan hasilnya lebih optimal,"ujar Ade Ary kepada wartawan, Rabu (16/8/2023).

Selain itu dengan dilakukannya komunikasi terlebih dahulu, Ade Ary juga mengatakan hal itu juga untuk menghindari adanya gesekan antara pemberi sosialsiasi denga masyarakat yang ada di lokasi. "Dan tidak terjadi miss komunikasi, gesekan apalagi tindakan main hakim sendiri," jelasnya. Pelaku Begal Payudara yang Viral di Kenjeran Surabaya Berhasil Ditangkap, Korbannya Siswi SD dan SMP Suryamalang.com

Viral Video Saipul Jamil Mohon mohon saat Diduga Ditangkap Polisi, Pengacara Buka Suara Soal Konten Larangan Lawan Arus oleh Youtuber, Polisi: Beritahukan ke Kami Agar Didampingi Viral Video Saipul Jamil Mohon mohon Saat Diduga Ditangkap Polisi, Pengacara Buka Suara

Pengacara Saipul Jamil Buka Suara soal Video Viral Kliennya Ditangkap, Diduga soal Narkoba Buat Konten Tegur Pengendara Lawan Arus, Youtuber Dilempari Batu oleh Warga dan Driver Ojol Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4

Terkait permasalahan kemarin, Kapolres pun memastikan kedua belah pihak dipastikan sudah menyelesaikan hal tersebut secara baik baik. Selain itu pihaknya pun saat ini juga telah menjalin komunikasi dengan kedua belah pihak agar kedepan tidak lagi terjadi hal hal yang tidak diinginkan. "Iya kemarin sudah disepakati, kedua belah pihak, dari pihak yang diduga, bagian dari yang melanggar lalulintas," ucapnya.

"Dari pihak yang mau mensosialisasikan dengan caranya sendiri, membuat konten, itu juga sudah kami komunikasikan, agar terjadi komunikasi yang baik," tambahnya. Terkait hal ini sebelumnya diberitakan, dilansir Kompas.com, keributan terjadi di depan warung makan Ayam Bakar Wong Solo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2023) malam. Ivan, salah satu warga sekitar, menuturkan, ribut ribut bermula saat seorang content creator dan timnya membuat konten yang menghalau pengendara roda dua agar tak melawan arus.

Hal itu dilakukan sang content creator di Jalan Lapangan Ros Utara, tepatnya di sekitar putaran balik (U turn) Stasiun Tebet. "Yang saya tahu, mereka sudah bikin konten di sini sejak pukul 16.00 WIB. Mereka menghalau orang yang lawan arus dari arah Stasiun Tebet gitu," ujar dia kepada wartawan, Selasa. Namun, seiring berjalannya waktu, sang content creator dinilai terlalu "kelewatan".

Ivan menyebut salah seorang anak kecil sempat dibentak karena kedapatan melawan arus. "Chaos pertamanya itu kalau kata teman teman ada anak kecil yang dibentak. Terus dari pihak dianya nyolot, makanya pengguna jalan kesal, terutama ojek online (ojol)," tutur dia. Setelah itu, Ivan menyebut keributan tak terhindarkan.

Warga dan ojol yang geram kemudian disinyalir mengejar sang content creator dan timnya. Mereka akhirnya mengungsi di warung makan supaya tak diamuk massa. "Pokoknya tadi sempat cekcok antara timnya dia sama warga sekitar, terutama ojol. Makanya, situasinya kayak begini (tidak kondusif)," ungkap Ivan.

Viral Pengamen Badut di Depok Marah Hingga Pukul Mobil, Diduga Karena Tak Diberi Uang

Video memperlihatkan seorang pengamen badut marah hingga memukul kaca mobil viral di media sosial. Kemarahan badut jalanan tersebut diduga karena tak diberi uang. Dari video yang diunggah akun Instagram @infodepok_id disebutkan insiden tersebut terjadi di dekat tol Sawangan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Awalnya, video itu memperlihatkan seorang balita yang dipangku dari dalam mobil sedang melihat ke kaca mobil yang terbuka. Di bagian luar, terlihat pengamen badut yang masih anak anak. Lalu, setelah itu ada lagi pengamen badut yang sudah dewasa dengan wajah yang tertutup topeng badut.

Pesan Jawara Tragedi Carok Madura dari Penjara Untuk Keluarga usai Habisi Mat Tanjar dan Mat Terdam Tangis Penyesalan Hasan Pelaku Carok Madura, Minta Maaf ke Keluarga Korban Usai Habisi Mat Tanjar Cs KUNCI JAWABAN Modul 1, Apa yang Terlintas di Pikiran Ibu dan Bapak Saat Mendengar Kata Asesmen? Halaman all

Luka Mat Tanjar Usai Duel dengan Hasan Selama 1 Menit, Pelaku Carok di Madura Cuma Lecet: Terbentur Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4 Dari situ, pengamen badut dewasa langsung memukul bagian kaca mobil dengan barang.

Beruntung, balita yang berada di dalam mobil tidak terkena pukulan tersebut. Terkait itu, pihak kepolisian hingga kini belum mendapatkan laporan atas adanya kejadian yang meresahkan warga tersebut. "Belum ada (laporan)" kata Kapolsek Pancoran Mas Kompol Triharijadi saat dihubungi, Rabu (19/7/2023).

Meski begitu, Triharijadi mengatakan pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mencari pengamen badut tersebut dengan menggandeng Satpol PP. "Dengan Satpol PP untuk mencari keberadaan badut, pengamen dan sebagainya. Kalau ada tindak pidananya berdasar laporan, polisi yang tindak lanjut," ucapnya. Di sisi lain, Triharijadi meminta kepada korban untuk bisa melaporkan kejadian tersebut agar mempermudah polisi melakukan penyelidikan.

"Iya betul (meminta korban membuat laporan)" ungkapnya.

Fakta Satu Keluarga di Bekasi Hilang Misterius Sejak Mei: Sempat Kirim Pesan hingga Kata Ketua RT

Warga Kecamatan Jatisampurna, Bekasi, digegerkan dengan hilangnya satu keluarga secara mendadak sejak Mei 2023. Adapun satu keluarga tersebut, terdiri dari suami sekaligus ayah berinisial KF (35), istri sekaligus ibu GSR (34), dan dua anaknya yaitu GAF (7) dan KAF (2). Hilangnya satu keluarga ini, berawal dari kabar orang tua KF yang menyebut, sang anak menghilang pada 25 Mei 2023.

Kabar tersebut pun disampaikan ke kakak GSR bernama Natalia. Dikutip dari , Natalia mengaku masih sempat berkomunikasi dengan adiknya pada dua minggu sebelum dinyatakan hilang yaitu 12 Mei 2023. Komunikasi tersebut, dilakukan via video call melalui WhatsApp.

Pasca kabar hilangnya satu keluarga tersebut, rumah KF dan GSR digeledah oleh pihak keluarga bersama aparat setempat pada 28 Mei 2023. Shio Hoki Menurut Ramalan Shio Hari Ini Rabu 24 Januari 2024 Shio Kuda Shio Tikus Masuk Daftar Ramalan Zodiak Keuangan Besok Kamis 25 Januari 2024: Aries, Libra dan Capricorn Patut Bahagia

Keiichiro Sempat Kirim Pesan Misterius ke Teman Asrama Josi, Unggahan Terakhirnya di Disorot Zodiak Paling Beruntung Hari Ini Rabu 24 Januari 2024: Taurus, Cancer, Leo, Libra hingga Aquarius Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60 61 62 63 Pembelajaran 3 Subtema 2 Halaman 3

Ramalan Zodiak KEUANGAN 25 Januari 2024, Libra Ambil Peluang, Aries Menerima Tawaran Sosok Rumidi Kades di Blora Hilang Misterius Sejak 2 Bulan, Kondisi Keluarga Memprihatinkan Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4

Namun, lantaran pintu rumah dalam kondisi terkunci, maka pendobrakan pun dilakukan. "Yang ngebongkar (rumah) ini kan anak saya sama bapaknya yang punya rumah ini (KF), soalnya dia minta saksi sama saya." "Udah dibongkar, di dalam enggak ada apa apa,rapi," kata Ketua RT setempat, Andi.

Salah satu tetangga KF dan GSR, Ineke, mengungkapkan suasana di sekitar lokasi sempat ramai lantaran banyak pihak keluarga yang datang. "Kan keluarganya banyak ya, sampai ke kakeknya juga datang. Jadi yang datang itu ibunya, kakaknya sama iparnya, itu dari pihak perempuan," kata Ineke. Ineke pun mengungkapkan proses penggeledahan dilakukan dari siang hingga Magrib.

Ia juga mengatakan, bahwa tidak semua barang milik KF dan GSR dibawa seluruhnya. "Ramai dari jam 12 siang sampai Maghrib. Karena kan dipikirnya barang barang dibawa semua." "Cuma pas didobrak itu ternyata enggak semua (barang dibawa)," jelasnya.

Sebagai informasi, sejumlah barang masih ada di rumah KF dan GSR. Termasuk dua sepeda anak anak, satu jemuran besi beberapa pasang sandal, dua jaket ojek daring, sepatu, helm, sapu, hanger hingga mesin cuci mini. Ketua RT setempat, Andi, mengungkapkan keluarga KF dan GSR kurang dikenal di lingkungan tempat tinggalnya.

Bahkan, Andi mengaku belum pernah melihat sosok KF dan GSR. Tertutup, kalau saya belum pernah lihat muka orangnya, tapi kalau yang dekat dekat sini mungkin pernah," kata Andi masih dikutip dari . Andi, yang baru menjabat sebagai Ketua RT selama tujuh bulan, turut mengungkapkan belum pernah memegang berkas laporan izin tinggal dari keluarga.

"Kalau saya RT baru 7 bulan ini, jadi kalau dia dateng ke sini enggak tahu saya, apa dia laporan ke RT lama apa engga, enggak tahu juga," terangnya. Di sisi lain, kendati ikut menyaksikan pembongkaran rumah KF dan GSR, Andi mengaku tidak mengetahui masalah sebenarnya terkait hilangnya keluarga tersebut. "Waktu bapaknya ngebongkar ini saya nyaksiin, minta saksiin sama saya, dia bilang mau nyariin anaknya, ternyata pas dibongkar anggak ada," terang Andi.

Kakak GSR, Natalia, mengaku telah memperoleh kabar bahwa adiknya dalam kondisi baik baik saja. Ia mengaku pesan dari adiknya itu dikirim via WhatsApp pada Selasa (11/7/2023) sekira pukul 11.00 WIB. "Sudah dapat kabar. Puji Tuhan, Alhamdulillah mereka dalam keadaan baik baik," kata Natalia dikutip dari Kompas.com .

"Yang bersangkutan mengabari karena ada yang lihat (berita) di Detik," Kendati sudah mendapat kabar, Natalia mengaku masih belum mengetahui keberadaan keluarga adiknya itu. Hal tersebut, lantaran dirinya tidak sempat mengobrol via sambungan telepon.

Tak hanya itu, Natalia hingga kini juga belum mengetahui alasan adiknya bersama keluarganya tiba tiba menghilang. Hanya saja, berdasarkan pengakuan dari tetangga adiknya, GSR dan keluarganya telah pindah rumah. "Belum sampai situ (alasan kepindahan). Belum bisa dijawab sampai ke sana juga dari yang bersangkutan," ucapnya.

"Jadi status ketemu sih belum, tapi baru mendapat kabar," tutur dia. Natalia menjelaskan, saat ini dirinya bersama keluarga yang lain masih menunggu informasi dari GSR. Jika tidak kunjung mendapat kabar pasti dari GSR, Natalia dan keluarga akan melanjutkan pencarian.

"Rencana ke depan sih saya masih akan cari di mana lokasinya kalau memang belum mau diberi tahu adik saya. Cuma sekarang, sementara pencarian akan melibatkan keluarga saja," ucap dia. Pihak keluarga baru akan melaporkan kasus ini secara resmi ke polisi pada Rabu (12/7/2023). Natalia memastikan hilangnya keluarga sang adik bukan karena ada tindak kriminal dari pihak luar.

“Sejauh ini tidak ada tindak kriminal,” tuturnya.