Arsip Tag: twitter

Jiplak Twitter, Aplikasi Threads Luncurkan Fitur Trending Topic

Pasca dirilis pada Agustus 2023 lalu, Meta mulai gencar menambahkan sejumlah pembaharuan baru untuk Threads, salah satunya dengan meluncurkan fitur trending topic yang dapat membantu pengguna mencari topik yang banyak dibicarakan di dalam platform. Munculnya fitur trending topic pada aplikasi Thread diketahui publik usai salah seorang karyawan Meta secara tidak sengaja mengunggah screenshot yang menunjukkan tampilan fitur trending topic di aplikasi Threads. “Tangkapan layar tersebut pertama kali ditemukan oleh pengembang Willian Wax setelah diposting ke Threads oleh karyawan Meta. Meski postingan aslinya dengan cepat dihapus, namun Max berhasil mengambil gambar tersebut,”jelas laporan yang dikutip dari 9to5mac.

Dari screenshot yang diunggah, tampilan fitur trending topic pada aplikasi Threads tampak mirip seperti trending topic milik Twitter yang telah berganti nama jadi platform X. Dari segi fungsi fitur trending topic Threads menampilkan daftar topik yang banyak dibicarakan serta jumlah postingan terkait topik tertentu. Meski fungsi fitur trending topic pada aplikasi Threads memiliki penomoran, akan tetapi urutan trending topic ini sepertinya acak.

Posisi topik 'Loki Season 2' dengan 91 ribu threads berada di peringkat empat, sedangkan 'Drake For All The Dogs' berada di posisi teratas dengan 59,4 ribu threads. TERANCAM, Nasib Tanah Warga Desa Ngablak Kecamatan Dander Bojonegoro Terbeton Tol Ngawi Tuban TERANCAM, Nasib Tanah Warga Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Bojonegoro Terbeton Tol Ngawi Tuban

Jiplak Twitter, Aplikasi Threads Luncurkan Fitur Trending Topic TERANCAM, Nasib Tanah Warga 4 Desa di Kecamatan Bojonegoro Terbeton Tol Ngawi Tuban TERANCAM, Nasib Tanah Warga Desa Ngulanan Kecamatan Dander Bojonegoro Terbeton Tol Ngawi Tuban

Aplikasi Threads Milik Meta Akan Luncurkan Fitur Seperti Twitter, Menjiplakkah? Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 93 94 Kurikulum Merdeka: Membandingkan Isi Teks Halaman 3 Juru bicara Meta hingga kini masih enggan untuk memberikan komentar terkait bocornya tampilan fitur trending topic pada aplikasi Threads. Seperti yang diketahui, peluncuran fitur anyar pada aplikasi Thread bukanlah kali pertama yang dilakukan Meta.

Sebelumnya, Mark Zuckerberg telah merilis layanan Thread versi web, serta menambahkan beberapa fitur anyar yang dapat menunjang aktivitas pengguna di aplikasi Thread seperti menyematkan umpan tinda, serta kemampuan untuk memverifikasi tautan dengan profil Mastodon. Sayangnya sejumlah pembaruan ini mendapat banyak kritikan publik lantaran Thread terlihat jelas menjiplak platform X. Para analis meyakini strategi seperti ini sengaja dilakukan CEO Meta Mark Zuckerberg untuk menarik perhatian netizen usai Threads kehilangan pamor hingga mengalami penurunan pengguna harian sebesar 82 persen dari awal peluncurannya.

Menurut laporan firma analitik Similarweb, penurunan pengguna aktif Threads telah terlihat pasca seminggu kembaran Twitter ini dirilis ke publik. Dari awalnya 100 juta pengguna aktif harian, kemudian di pekan kedua tepatnya per 7 Juli turun jadi 49 juta dan pada 14 Juli 2023 pengguna aktif harian Threads kembali anjlok jadi 23,6 juta.

Viral Video Logo Burung Biru Dihapus dari Kantor Pusat Twitter, Penggemar Berat Ucap Perpisahan

Kurang dari sehari setelah perubahan yang Elon Musk sampaikan soal logo Twitter, kantor pusat Twitter sudah menghapus semua jejak logo burung biru yang ikonik. Dihapuskannya logo burung biru ikonik dari kantor pusat Twitter ini seiring dengan Elon Musk mengumumkan pergantian logo menjadi "X". Proses penghapusan logo burung biru ikonik dari kantor pusat Twitter telah dibagikan melalui akun Twitter @stillgray.

Dalam video yang viral di medsos ini, menunjukkan proses pelepasan logo burung biru ikonik di kantor pusat Twitter. Meski demikian, banyak orang khususnya para pengguna Twitter yang belum siap atau berat hati untuk mengucapkan perpisahan pada logo ikonik itu. Bahkan beberapa penggemar pun menjadi lebih emosional ketika melihat video yang viral di medsos tersebut.

Hal itu dapat dimengerti, mengingat rebranding diterima dengan sangat buruk, seperti saat Facebook menjadi Meta. TERUNGKAP Isi HP Mendiang Suami Diana Jadi Faktor Menantu Jebloskan Mertua ke Bui di Jombang: Bisnis Suami Meninggal, Menantu Polisikan Mertua gara gara Masalah Cincin Kawin dan KTP

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus Besok, Kamis 25 Januari 2024: Soal Asmara hingga Karier Gegara Warisan, Mertua 78 Tahun di Jombang Dijebloskan Menantunya ke Penjara, Kini Balas Gugat Balik PSIS Semarang Akhirnya Ikhlas Carlos Fortes Beralih ke Persebaya? Tiga Nama Masuk List Pengganti Halaman 4

Kisah Nenek 78 Tahun di Jombang Digugat Menantu Diduga Perkara Warisan, Kini Divonis 3 Bulan Penjara Era Baru AS Roma, Pemain Terpinggirkan Zaman Mourinho Mendadak Tenar Mainkan Peran Penting Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4

Dan yang lebih menyedihkan lagi, Elon Musk juga mengatakan bahwa akan segera melepaskan merek Twitter secara bertahap. "… segera kami akan mengucapkan selamat tinggal pada merek Twitter dan, secara bertahap, semua burung." Hampir setiap referensi burung dalam aplikasi juga akan hilang, dan Elon Musk menyatakan bahwa 'tweet' akan disebut sebagai 'x'.

Dia juga menjelaskan bahwa perombakan akan membuka jalan bagi 'aplikasi super' X, dengan platform media sosial mengalami perubahan besar besaran , yang menurutnya 'sudah lama tertunda'. Sementara miliarder itu mungkin membuat janji besar, banyak pengguna masih terkejut dengan rebranding yang tiba tiba. Tidak mengherankan, video viral staf Twitter yang menurunkan logo burung biru di kantor pusat membuat para penggemar merasa sangat kesal.

Terlihat dalam video berdurasi pendek ini menunjukkan karyawan melepaskan tanda dari dinding. Logo ikonik itu pun jatuh ke tanah seolah olah untuk menekankan kepergian burung biru kecil. Setelah diunggah kemarin, rekaman tersebut telah ditonton lebih dari 136.000 kali.

Tak selang beberapa lama, orang orang melampiaskan rasa frustrasi mereka di kolom komentar. Sebagian besar sedih melihat logo burung yang ikonik pergi, dan menuliskan komentar: "Terbang tinggi burung kecil dan kami akan merindukanmu burung." Seseorang bahkan bercanda: "Bawa kembali burung itu, dia tidak melakukan apa apa."

Sementara itu, yang lain mempertanyakan alasan di balik perombakan tersebut, terutama karena orang kesulitan menyesuaikan diri dengan nama baru. Yang lain dengan tajam menambahkan: "X adalah huruf dan logonya terlihat sama dengan sekitar 6 situs web lain yang menggunakan "X" sebagai logo. Semua orang masih akan menyebutnya Twitter." Namun, yang lain menyerang pemilik aplikasi.

"Saya tidak berpikir Elon Musk bisa menjadi stereotip klise pengambilalihan karakter film CEO yang egois jika dia mencoba pada titik ini," tulis yang ketiga. Yang keempat kemudian menyatakan: "Saya biasanya penggemar karya Elon Musk, tetapi langkah ini tidak masuk akal." Sayangnya, tampaknya burung itu bukan lagi kata di X.